Pengantar Akuntansi Keuangan: Fondasi Konseptual dan Rekonstruksi Sistem Pencatatan Transaksi Finansial
Bab 1. Hakikat dan Ruang Lingkup Akuntansi Keuangan
1.1 Pengertian Akuntansi dan Akuntansi Keuangan
1.2 Tujuan Akuntansi Keuangan
1.3 Fungsi Akuntansi dalam Aktivitas Ekonomi
1.4 Pengguna Informasi Keuangan
1.5 Karakteristik Informasi Akuntansi
1.6 Ruang Lingkup Akuntansi Keuangan
1.7 Proses Akuntansi sebagai Sistem Informasi Keuangan
Bab 2. Fondasi Konseptual Akuntansi Keuangan
2.1 Konsep Dasar dalam Akuntansi
2.2 Asumsi Dasar Akuntansi
2.3 Prinsip dan Konsep Pengukuran Akuntansi
2.4 Unsur-Unsur Laporan Keuangan
2.5 Konsep Entitas Ekonomi
2.6 Konsep Kesinambungan Usaha
2.7 Konsep Periode Akuntansi
2.8 Dasar Pencatatan Transaksi Keuangan
Bab 3. Persamaan Akuntansi dan Struktur Keuangan
3.1 Konsep Persamaan Akuntansi
3.2 Aset dan Klasifikasinya
3.3 Liabilitas dan Ekuitas
3.4 Pendapatan dan Beban
3.5 Hubungan Antarunsur Keuangan
3.6 Pengaruh Transaksi terhadap Persamaan Akuntansi
3.7 Rekonstruksi Posisi Keuangan melalui Persamaan Akuntansi
3.8 Latihan Analisis Transaksi
Bab 4. Analisis dan Identifikasi Transaksi Finansial
4.1 Pengertian Transaksi Keuangan
4.2 Identifikasi Bukti Transaksi
4.3 Klasifikasi Transaksi
4.4 Analisis Pengaruh Transaksi terhadap Akun
4.5 Transaksi Kas dan Nonkas
4.6 Transaksi Pendapatan dan Beban
4.7 Transaksi Aset, Liabilitas, dan Ekuitas
4.8 Rekonstruksi Transaksi dari Bukti Keuangan
Bab 5. Akun, Debit, Kredit, dan Mekanisme Pencatatan
5.1 Pengertian dan Fungsi Akun
5.2 Bentuk dan Struktur Akun
5.3 Mekanisme Debit dan Kredit
5.4 Saldo Normal Setiap Akun
5.5 Kelompok Akun Riil dan Nominal
5.6 Kode dan Pengelompokan Akun
5.7 Hubungan Akun dengan Persamaan Akuntansi
5.8 Kesalahan Umum dalam Pencatatan Debit dan Kredit
Bab 6. Jurnal sebagai Dasar Pencatatan Transaksi
6.1 Konsep dan Fungsi Jurnal
6.2 Jurnal Umum
6.3 Prosedur Penjurnalan
6.4 Pencatatan Transaksi Pembelian
6.5 Pencatatan Transaksi Penjualan
6.6 Pencatatan Penerimaan dan Pengeluaran Kas
6.7 Pencatatan Transaksi Utang dan Piutang
6.8 Koreksi Kesalahan Pencatatan
Bab 7. Buku Besar dan Rekonstruksi Saldo Akun
7.1 Pengertian Buku Besar
7.2 Pemindahbukuan dari Jurnal ke Buku Besar
7.3 Bentuk Buku Besar
7.4 Penentuan Saldo Akun
7.5 Rekapitulasi Transaksi Berdasarkan Akun
7.6 Rekonstruksi Saldo Awal dan Saldo Akhir
7.7 Neraca Saldo
7.8 Identifikasi Ketidakseimbangan Pencatatan
Bab 8. Penyesuaian dan Rekonstruksi Kondisi Keuangan
8.1 Konsep Dasar Jurnal Penyesuaian
8.2 Pendapatan yang Masih Harus Diterima
8.3 Beban yang Masih Harus Dibayar
8.4 Pendapatan Diterima di Muka
8.5 Beban Dibayar di Muka
8.6 Penyusutan Aset Tetap
8.7 Perlengkapan yang Terpakai
8.8 Rekonstruksi Saldo Akun Setelah Penyesuaian
Bab 9. Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
9.1 Tujuan Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
9.2 Pengelompokan Akun
9.3 Proses Penyusunan Neraca Saldo
9.4 Pemeriksaan Keseimbangan Debit dan Kredit
9.5 Identifikasi Kesalahan Pencatatan
9.6 Koreksi Saldo Akun
9.7 Rekonstruksi Data Keuangan dari Neraca Saldo
9.8 Studi Kasus Penyusunan Neraca Saldo
Bab 10. Penyusunan Laporan Keuangan
10.1 Konsep dan Tujuan Laporan Keuangan
10.2 Laporan Laba Rugi
10.3 Laporan Perubahan Ekuitas
10.4 Laporan Posisi Keuangan
10.5 Laporan Arus Kas
10.6 Hubungan Antar-Laporan Keuangan
10.7 Rekonstruksi Laporan Keuangan dari Data Transaksi
10.8 Interpretasi Dasar Informasi Keuangan
Bab 11. Jurnal Penutup dan Rekonstruksi Siklus Akuntansi
11.1 Konsep Jurnal Penutup
11.2 Penutupan Akun Pendapatan
11.3 Penutupan Akun Beban
11.4 Penutupan Ikhtisar Laba Rugi
11.5 Penutupan Akun Prive atau Dividen
11.6 Pemindahan Saldo ke Ekuitas
11.7 Neraca Saldo Setelah Penutupan
11.8 Rekonstruksi Siklus Akuntansi Secara Menyeluruh
Bab 12. Siklus Akuntansi dan Rekonstruksi Transaksi Finansial
12.1 Tahapan Siklus Akuntansi
12.2 Alur Transaksi hingga Laporan Keuangan
12.3 Rekonstruksi Transaksi dari Bukti Keuangan
12.4 Rekonstruksi Jurnal dan Buku Besar
12.5 Rekonstruksi Neraca Saldo
12.6 Rekonstruksi Jurnal Penyesuaian
12.7 Rekonstruksi Laporan Keuangan
12.8 Studi Kasus Siklus Akuntansi Lengkap
12.9 Evaluasi Kesalahan dan Ketidaksesuaian Pencatatan
12.10 Latihan Rekonstruksi Sistem Pencatatan Transaksi Finansial


