Fanya Publishing

Mikrobiologi Saluran Pencernaan Ternak: Mikroorganisme dan Kesehatan Ternak

Rentang harga: Rp200,000 hingga Rp250,000

Teknologi Pengawetan Pangan

Bab 1. Pengantar Teknologi Pengawetan Pangan (Nama Penulis)
Bab 2. Kerusakan dan Penurunan Mutu Pangan
Bab 3. Karakteristik Bahan Pangan sebagai Dasar Pengawetan
Bab 4. Pengawetan dengan Pengeringan
Bab 5. Pengawetan dengan Suhu Rendah
Bab 6. Pengawetan dengan Suhu Tinggi
Bab 7. Pengawetan dengan Pengendalian Kadar Air
Bab 8. Pengawetan dengan Fermentasi
Bab 9. Pengawetan secara Kimiawi
Bab 10. Pengawetan dengan Pengasaman dan Penurunan pH
Bab 11. Pengemasan dan Penyimpanan Pangan Awetan
Bab 12. Pengendalian Mutu Produk Pangan Awetan

Nama Editor :-

Noted :

  1. Jika bab tidak bisa dipilih berarti sudah dipesan oleh penulis lain, silahkan pilih bab lainnya.
- +
SKU: N/A Kategori:

📖 Daftar Bab & Penulis Terdaftar

Judul Bab / Variasi Status Slot Nama Pemesan
bab-1 Kosong -
bab-10 Kosong -
bab-11 Kosong -
bab-12 Kosong -
bab-2 Kosong -
bab-3 Kosong -
bab-4 Kosong -
bab-5 Kosong -
bab-6 Kosong -
bab-7 Kosong -
bab-8 Kosong -
bab-9 Kosong -
Mikrobiologi Saluran Pencernaan Ternak: Mikroorganisme dan Kesehatan Ternak

BAB 1. Pengantar Mikrobiologi Saluran Pencernaan Ternak
1.1 Pengertian mikrobiologi saluran pencernaan
1.2 Peran mikroorganisme pada ternak
1.3 Struktur dan fungsi saluran pencernaan
1.4 Perkembangan mikrobiota saluran pencernaan
1.5 Hubungan mikroorganisme dengan inang

BAB 2. Ekosistem Mikroorganisme dalam Saluran Pencernaan
2.1 Konsep ekosistem mikroba
2.2 Habitat mikroorganisme pada saluran pencernaan
2.3 Faktor yang memengaruhi populasi mikroorganisme
2.4 Interaksi antarorganisme dalam saluran pencernaan
2.5 Keseimbangan mikrobiota

BAB 3. Bakteri pada Saluran Pencernaan Ternak
3.1 Karakteristik bakteri saluran pencernaan
3.2 Kelompok bakteri utama
3.3 Bakteri selulolitik
3.4 Bakteri proteolitik
3.5 Bakteri amilolitik
3.6 Peran bakteri dalam proses pencernaan

BAB 4. Protozoa dan Fungi dalam Saluran Pencernaan
4.1 Karakteristik protozoa saluran pencernaan
4.2 Peran protozoa pada ternak ruminansia
4.3 Karakteristik fungi anaerob
4.4 Peran fungi dalam degradasi serat
4.5 Interaksi protozoa, fungi, dan bakteri

BAB 5. Mikrobiologi Saluran Pencernaan Ruminansia
5.1 Karakteristik sistem pencernaan ruminansia
5.2 Mikroorganisme dalam rumen
5.3 Mikrobiota retikulum, omasum, dan abomasum
5.4 Interaksi mikroorganisme dalam rumen
5.5 Peran mikroorganisme terhadap pencernaan pakan

BAB 6. Mikrobiologi Saluran Pencernaan Ternak Nonruminansia
6.1 Karakteristik pencernaan ternak nonruminansia
6.2 Mikroorganisme pada saluran pencernaan unggas
6.3 Mikroorganisme pada saluran pencernaan babi
6.4 Mikrobiota usus halus dan usus besar
6.5 Perbedaan mikrobiota ruminansia dan nonruminansia

BAB 7. Fermentasi Mikroba dan Metabolisme dalam Saluran Pencernaan
7.1 Konsep fermentasi mikroba
7.2 Fermentasi karbohidrat
7.3 Fermentasi protein
7.4 Produksi asam lemak volatil
7.5 Produksi gas dan metabolit mikroba
7.6 Pemanfaatan hasil metabolisme mikroorganisme

BAB 8. Mikroorganisme dan Pencernaan Nutrien
8.1 Peran mikroorganisme dalam pencernaan karbohidrat
8.2 Pencernaan dan metabolisme protein
8.3 Metabolisme lemak oleh mikroorganisme
8.4 Sintesis vitamin oleh mikroorganisme
8.5 Hubungan mikrobiota dengan ketersediaan nutrien

BAB 9. Mikrobiota dan Sistem Kekebalan Ternak
9.1 Hubungan mikrobiota dengan sistem imun
9.2 Mikrobiota dan perkembangan jaringan limfoid
9.3 Mikroorganisme komensal dan pertahanan tubuh
9.4 Respons imun terhadap mikroorganisme patogen
9.5 Keseimbangan mikrobiota dan kesehatan ternak

BAB 10. Mikroorganisme Patogen pada Saluran Pencernaan Ternak
10.1 Konsep mikroorganisme patogen
10.2 Bakteri patogen saluran pencernaan
10.3 Protozoa penyebab gangguan pencernaan
10.4 Infeksi mikroba pada saluran pencernaan
10.5 Faktor yang memengaruhi perkembangan mikroorganisme patogen
10.6 Hubungan patogen dengan gangguan kesehatan ternak

BAB 11. Disbiosis dan Gangguan Kesehatan Saluran Pencernaan
11.1 Pengertian disbiosis
11.2 Penyebab perubahan keseimbangan mikrobiota
11.3 Gangguan fermentasi dan pencernaan
11.4 Diare dan gangguan saluran pencernaan
11.5 Hubungan disbiosis dengan produktivitas ternak
11.6 Pemulihan keseimbangan mikrobiota

BAB 12. Mikroorganisme, Kesehatan, dan Produktivitas Ternak
12.1 Hubungan mikrobiota dengan kesehatan ternak
12.2 Mikrobiota dan efisiensi pemanfaatan pakan
12.3 Mikroorganisme dan pertumbuhan ternak
12.4 Mikrobiota dan performa produksi
12.5 Hubungan kesehatan saluran pencernaan dengan produktivitas
12.6 Kesimpulan peran mikroorganisme dalam kesehatan ternak

Scroll to Top