Availability: In Stock

Kelembagaan Agribisnis

SKU: N/A

Rp200,000

Kelembagaan Agribisnis

BAB 1. Pengantar Kelembagaan Agribisnis (A St Fatmawaty)
BAB 2. Konsep dan Teori Kelembagaan
BAB 3. Sistem Agribisnis
BAB 4. Kelembagaan pada Subsistem Hulu
BAB 5. Kelembagaan pada Subsistem Usahatani
BAB 6. Kelembagaan pada Subsistem Pengolahan
BAB 7. Kelembagaan pada Subsistem Pemasaran
BAB 8. Kelembagaan Pembiayaan Agribisnis
BAB 9. Kelembagaan Tenaga Kerja Agribisnis
BAB 10. Kelembagaan Informasi dan Teknologi
BAB 11. Pola Kelembagaan dalam Agribisnis
BAB 12. Dinamika Kelembagaan Agribisnis
BAB 13. Kelembagaan dan Lingkungan Agribisnis

Noted :

  1. Hubungi admin untuk mendapatkan Promo yang sedang berlaku
  2. Jika bab tidak bisa dipilih berarti sudah dipesan oleh penulis lain, silahkan pilih bab lainnya.

Description

Kelembagaan Agribisnis

BAB 1. Pengantar Kelembagaan Agribisnis
1.1 Pengertian kelembagaan
1.2 Pengertian agribisnis
1.3 Ruang lingkup kelembagaan agribisnis
1.4 Konsep dasar sistem agribisnis
1.5 Hubungan kelembagaan dalam agribisnis

BAB 2. Konsep dan Teori Kelembagaan
2.1 Pengertian institusi dan organisasi
2.2 Norma, aturan, dan struktur sosial
2.3 Fungsi kelembagaan dalam kegiatan ekonomi
2.4 Struktur dan mekanisme kelembagaan
2.5 Interaksi antar pelaku dalam kelembagaan

BAB 3. Sistem Agribisnis
3.1 Pengertian sistem agribisnis
3.2 Subsistem agribisnis
3.3 Hubungan antar subsistem
3.4 Aliran barang, jasa, dan informasi
3.5 Integrasi dalam sistem agribisnis

BAB 4. Kelembagaan pada Subsistem Hulu
4.1 Pengertian subsistem hulu
4.2 Penyedia sarana produksi
4.3 Struktur hubungan dalam penyediaan input
4.4 Mekanisme distribusi sarana produksi
4.5 Pola hubungan pelaku subsistem hulu

BAB 5. Kelembagaan pada Subsistem Usahatani
5.1 Pengertian subsistem usahatani
5.2 Struktur organisasi usahatani
5.3 Hubungan antar pelaku produksi
5.4 Pola kerja sama dalam usahatani
5.5 Kegiatan produksi dalam sistem agribisnis

BAB 6. Kelembagaan pada Subsistem Pengolahan
6.1 Pengertian subsistem pengolahan
6.2 Struktur kegiatan pengolahan hasil pertanian
6.3 Hubungan produsen dan pengolah
6.4 Aliran bahan baku dan produk
6.5 Organisasi kegiatan pengolahan

BAB 7. Kelembagaan pada Subsistem Pemasaran
7.1 Pengertian subsistem pemasaran
7.2 Saluran pemasaran hasil pertanian
7.3 Struktur pasar agribisnis
7.4 Hubungan antara produsen dan konsumen
7.5 Aliran distribusi produk agribisnis

BAB 8. Kelembagaan Pembiayaan Agribisnis
8.1 Pengertian pembiayaan agribisnis
8.2 Sumber pembiayaan
8.3 Struktur hubungan pembiayaan
8.4 Mekanisme aliran dana
8.5 Kegiatan pembiayaan dalam agribisnis

BAB 9. Kelembagaan Tenaga Kerja Agribisnis
9.1 Peran tenaga kerja dalam agribisnis
9.2 Struktur tenaga kerja pertanian
9.3 Hubungan kerja dalam agribisnis
9.4 Pola penggunaan tenaga kerja
9.5 Organisasi tenaga kerja

BAB 10. Kelembagaan Informasi dan Teknologi
10.1 Peran informasi dalam agribisnis
10.2 Aliran informasi dalam sistem agribisnis
10.3 Media penyampaian informasi
10.4 Struktur komunikasi antar pelaku
10.5 Pemanfaatan teknologi dalam kelembagaan

BAB 11. Pola Kelembagaan dalam Agribisnis
11.1 Bentuk-bentuk kelembagaan agribisnis
11.2 Pola hubungan kemitraan
11.3 Pola kerja sama antar pelaku
11.4 Struktur organisasi dalam agribisnis
11.5 Integrasi kelembagaan

BAB 12. Dinamika Kelembagaan Agribisnis
12.1 Perubahan dalam kelembagaan agribisnis
12.2 Faktor yang memengaruhi perubahan kelembagaan
12.3 Adaptasi kelembagaan
12.4 Interaksi antar kelembagaan
12.5 Perkembangan sistem kelembagaan

BAB 13. Kelembagaan dan Lingkungan Agribisnis
13.1 Hubungan kelembagaan dan lingkungan fisik
13.2 Pengaruh kondisi lingkungan terhadap kelembagaan
13.3 Interaksi kelembagaan dan sumber daya alam
13.4 Keterkaitan wilayah dalam kelembagaan agribisnis
13.5 Sistem agribisnis berbasis wilayah