ILMU TANAH DAN KESUBURAN LAHAN PERTANIAN
BAB 1. Pengantar Ilmu Tanah dan Lahan Pertanian
1.1 Pengertian dan ruang lingkup ilmu tanah
1.2 Tanah sebagai media pertumbuhan tanaman
1.3 Fungsi tanah dalam sistem pertanian
1.4 Hubungan tanah, tanaman, air, dan udara
1.5 Peranan tanah dalam produksi pertanian
1.6 Konsep dasar lahan dan penggunaan lahan pertanian
BAB 2. Pembentukan dan Perkembangan Tanah
2.1 Proses pembentukan tanah
2.2 Faktor-faktor pembentuk tanah
2.3 Bahan induk tanah
2.4 Pengaruh iklim terhadap pembentukan tanah
2.5 Pengaruh organisme terhadap perkembangan tanah
2.6 Pengaruh topografi dan waktu
2.7 Perkembangan profil dan horizon tanah
BAB 3. Morfologi dan Profil Tanah
3.1 Pengertian morfologi tanah
3.2 Profil tanah dan horizon tanah
3.3 Warna tanah
3.4 Struktur tanah
3.5 Konsistensi tanah
3.6 Kedalaman dan ketebalan horizon
3.7 Karakteristik morfologi tanah dan kaitannya dengan pertanian
BAB 4. Sifat Fisik Tanah
4.1 Tekstur tanah
4.2 Kelas tekstur tanah
4.3 Struktur dan agregasi tanah
4.4 Berat isi dan berat jenis tanah
4.5 Porositas tanah
4.6 Permeabilitas dan infiltrasi
4.7 Kapasitas menahan air tanah
4.8 Hubungan sifat fisik tanah dengan pertumbuhan tanaman
BAB 5. Sifat Kimia Tanah
5.1 Reaksi tanah dan pH
5.2 Keasaman dan kebasaan tanah
5.3 Kapasitas tukar kation
5.4 Kejenuhan basa
5.5 Bahan organik tanah
5.6 Koloid tanah
5.7 Salinitas dan alkalinitas tanah
5.8 Hubungan sifat kimia tanah dengan ketersediaan unsur hara
BAB 6. Sifat Biologi dan Organisme Tanah
6.1 Keanekaragaman organisme tanah
6.2 Mikroorganisme tanah
6.3 Bakteri dan fungi tanah
6.4 Fauna tanah dan peranannya
6.5 Aktivitas biologis dalam tanah
6.6 Dekomposisi bahan organik
6.7 Siklus unsur hara secara biologis
6.8 Hubungan organisme tanah dengan kesuburan tanah
BAB 7. Konsep Dasar Kesuburan Tanah
7.1 Pengertian kesuburan tanah
7.2 Faktor-faktor yang menentukan kesuburan tanah
7.3 Hubungan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman
7.4 Kesuburan fisik, kimia, dan biologis
7.5 Indikator kesuburan tanah
7.6 Faktor pembatas pertumbuhan tanaman
7.7 Kesuburan tanah dan kemampuan tanah menyediakan unsur hara
BAB 8. Unsur Hara Tanaman
8.1 Pengertian unsur hara tanaman
8.2 Unsur hara makro dan mikro
8.3 Unsur hara primer dan sekunder
8.4 Nitrogen dan peranannya bagi tanaman
8.5 Fosfor dan peranannya bagi tanaman
8.6 Kalium dan peranannya bagi tanaman
8.7 Kalsium, magnesium, dan sulfur
8.8 Unsur hara mikro dan fungsinya
8.9 Gejala kekurangan dan kelebihan unsur hara
BAB 9. Dinamika dan Ketersediaan Unsur Hara dalam Tanah
9.1 Sumber unsur hara tanah
9.2 Proses pelepasan dan penyerapan unsur hara
9.3 Mineralisasi dan imobilisasi
9.4 Pencucian unsur hara
9.5 Fiksasi dan jerapan unsur hara
9.6 Pergerakan unsur hara dalam tanah
9.7 Faktor yang memengaruhi ketersediaan unsur hara
9.8 Hubungan ketersediaan hara dengan pertumbuhan tanaman
BAB 10. Bahan Organik dan Pengelolaan Kesuburan Tanah
10.1 Pengertian dan sumber bahan organik tanah
10.2 Komposisi dan karakteristik bahan organik
10.3 Proses dekomposisi bahan organik
10.4 Peranan bahan organik terhadap sifat fisik tanah
10.5 Peranan bahan organik terhadap sifat kimia tanah
10.6 Peranan bahan organik terhadap aktivitas biologi tanah
10.7 Hubungan bahan organik dengan ketersediaan unsur hara
10.8 Pengelolaan bahan organik untuk mempertahankan kesuburan tanah
BAB 11. Evaluasi Kesuburan dan Kualitas Lahan Pertanian
11.1 Pengertian evaluasi kesuburan tanah
11.2 Parameter penilaian kesuburan tanah
11.3 Analisis sifat fisik tanah
11.4 Analisis sifat kimia tanah
11.5 Analisis sifat biologis tanah
11.6 Interpretasi hasil analisis tanah
11.7 Identifikasi faktor pembatas kesuburan
11.8 Penilaian kesesuaian lahan untuk pertanian
BAB 12. Pengelolaan Tanah dan Kesuburan Lahan Pertanian
12.1 Prinsip dasar pengelolaan tanah
12.2 Pemeliharaan sifat fisik tanah
12.3 Pemeliharaan sifat kimia tanah
12.4 Pemeliharaan aktivitas biologis tanah
12.5 Pengelolaan unsur hara tanaman
12.6 Pengelolaan bahan organik tanah
12.7 Pengelolaan tanah berdasarkan karakteristik lahan
12.8 Hubungan pengelolaan tanah dengan produktivitas pertanian
12.9 Pemeliharaan kesuburan tanah secara berkelanjutan
12.10 Konsep dasar pengelolaan lahan pertanian yang produktif




