Arsitektur Berkelanjutan: Konsep, Strategi, dan Penerapan
BAB 1. Pengantar Arsitektur Berkelanjutan
1.1 Pengertian arsitektur berkelanjutan
1.2 Latar belakang dan perkembangan arsitektur berkelanjutan
1.3 Tujuan dan prinsip dasar arsitektur berkelanjutan
1.4 Hubungan arsitektur, manusia, dan lingkungan
1.5 Dimensi keberlanjutan dalam arsitektur
1.6 Peran arsitek dalam menciptakan bangunan berkelanjutan
BAB 2. Prinsip Dasar Perancangan Berkelanjutan
2.1 Prinsip ekologis dalam arsitektur
2.2 Efisiensi penggunaan sumber daya
2.3 Efisiensi energi dan air
2.4 Pengurangan dampak lingkungan
2.5 Kualitas ruang dan kenyamanan penghuni
2.6 Keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi
BAB 3. Arsitektur dan Konteks Lingkungan
3.1 Hubungan bangunan dengan lingkungan sekitar
3.2 Analisis kondisi tapak
3.3 Topografi dan karakteristik lahan
3.4 Orientasi bangunan terhadap matahari
3.5 Arah dan pola pergerakan angin
3.6 Vegetasi dan ekosistem sekitar
3.7 Respons desain terhadap kondisi iklim setempat
BAB 4. Strategi Desain Pasif
4.1 Konsep desain pasif
4.2 Pengendalian radiasi matahari
4.3 Pencahayaan alami
4.4 Ventilasi alami
4.5 Penghawaan dan pergerakan udara
4.6 Pengendalian panas pada bangunan
4.7 Bentuk dan orientasi bangunan
4.8 Penerapan desain pasif pada iklim tropis
BAB 5. Efisiensi Energi pada Bangunan
5.1 Konsep penggunaan energi pada bangunan
5.2 Sumber dan kebutuhan energi bangunan
5.3 Strategi pengurangan konsumsi energi
5.4 Efisiensi sistem pencahayaan
5.5 Efisiensi sistem penghawaan
5.6 Pengaruh selubung bangunan terhadap penggunaan energi
5.7 Evaluasi performa energi bangunan
BAB 6. Material dan Konstruksi Berkelanjutan
6.1 Konsep material berkelanjutan
6.2 Karakteristik material ramah lingkungan
6.3 Pemilihan material berdasarkan siklus hidup
6.4 Material lokal dan pemanfaatannya
6.5 Material daur ulang dan dapat digunakan kembali
6.6 Efisiensi penggunaan material
6.7 Prinsip konstruksi yang meminimalkan limbah
6.8 Pemeliharaan dan umur layanan material
BAB 7. Pengelolaan Air dalam Arsitektur
7.1 Air sebagai sumber daya dalam bangunan
7.2 Pola konsumsi air
7.3 Efisiensi penggunaan air
7.4 Sistem pemanenan air hujan
7.5 Pengelolaan air limbah domestik
7.6 Peresapan air pada tapak
7.7 Ruang terbuka dan pengelolaan air permukaan
BAB 8. Ruang Terbuka, Vegetasi, dan Lanskap
8.1 Peran ruang terbuka dalam arsitektur berkelanjutan
8.2 Vegetasi sebagai elemen desain
8.3 Pemilihan tanaman berdasarkan kondisi lingkungan
8.4 Vegetasi untuk pengendalian iklim mikro
8.5 Taman dan ruang hijau pada kawasan bangunan
8.6 Hubungan ruang dalam dan ruang luar
8.7 Strategi desain lanskap yang efisien sumber daya
BAB 9. Kenyamanan dan Kesehatan Pengguna
9.1 Konsep kenyamanan dalam bangunan
9.2 Kenyamanan termal
9.3 Kenyamanan visual
9.4 Kualitas udara dalam ruang
9.5 Kenyamanan akustik
9.6 Pengaruh material terhadap kualitas ruang
9.7 Hubungan kualitas lingkungan binaan dengan aktivitas pengguna
9.8 Perancangan ruang yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan
BAB 10. Perancangan Bangunan Berkelanjutan
10.1 Tahapan perancangan bangunan berkelanjutan
10.2 Analisis kebutuhan pengguna
10.3 Analisis tapak dan lingkungan
10.4 Penentuan konsep desain
10.5 Integrasi strategi pasif dalam desain
10.6 Pemilihan material dan sistem konstruksi
10.7 Integrasi ruang dalam, ruang luar, dan lanskap
10.8 Evaluasi alternatif desain
BAB 11. Penerapan Arsitektur Berkelanjutan pada Berbagai Bangunan
11.1 Penerapan pada bangunan hunian
11.2 Penerapan pada bangunan pendidikan
11.3 Penerapan pada bangunan perkantoran
11.4 Penerapan pada bangunan komersial
11.5 Penerapan pada bangunan publik
11.6 Penerapan pada kawasan perkotaan
11.7 Studi penerapan pada konteks iklim tropis
BAB 12. Evaluasi dan Pengembangan Desain Berkelanjutan
12.1 Indikator keberlanjutan bangunan
12.2 Evaluasi kinerja lingkungan bangunan
12.3 Evaluasi efisiensi energi dan air
12.4 Evaluasi kenyamanan pengguna
12.5 Evaluasi penggunaan material
12.6 Analisis siklus hidup bangunan
12.7 Identifikasi kekuatan dan kelemahan desain
12.8 Strategi penyempurnaan desain berkelanjutan
12.9 Kesimpulan dan arah pengembangan arsitektur berkelanjutan




